5 Jenis Pekerjaan dengan Risiko Tinggi yang Wajib Memiliki Asuransi



Kecelakaan kerja merupakan salah satu risiko terburuk di dunia kerja, terlebih jika sampai menimbulkan kematian. Meskipun hal ini sudah diantisipasi dengan berbagai cara, kasus seperti ini masih sering terjadi. Jika kasus tersebut terjadi, perusahaan yang sudah memberikan asuransi pada karyawan yang bersangkutan dapat melakukan klaim kematian karyawan untuk mendapatkan santunan sesuai dengan ketentuan dari asuransi tersebut.

Jenis Pekerjaan Dengan Risiko Tinggi Terjadi Kecelakaan Kerja

Ada beberapa jenis pekerjaan yang memiliki risiko tinggi terjadi kecelakaan kerja. Risiko tersebut dapat menyebabkan terjadinya luka berat, cacat permanen, hingga kematian. Berikut ini adalah pekerjaan tersebut.

  • Karyawan di Pabrik Kimia

Pabrik kimia sangat identik dengan berbagai benda dan zat kimia berbahaya. Para karyawan yang berkutat dengan bahan-bahan tersebut tentunya berisiko terpapar atau terkena bahan kimia tersebut selama bekerja meskipun sudah mengikuti SOP yang berlaku. 

  • Karyawan di Proyek Bangunan

Proyek bangunan cenderung memiliki medan kerja yang berbahaya dan benda-benda yang tidak ramah seperti besi beton, batu, semen, paku, dan lain sebagainya. Untuk itu, para karyawan yang bekerja dalam proyek tersebut wajib mengikuti standar keselamatan kerja yang berlaku, termasuk alat pelindung diri agar terlindung dari kecelakaan kerja.

  • Karyawan di Peleburan Besi

Pekerjaan yang satu ini juga cukup berbahaya karena para karyawan harus berkutat dengan besi dan api. Alat pelindung yang memadai dan SOP kerja yang ketat wajib diikuti untuk menghindari risiko yang tidak diharapkan.

  • Karyawan di Perusahaan Engineering atau Listrik

Sampai saat ini kasus kematian karyawan karena sengatan listrik yang besar. Segala jenis usaha yang berkaitan dengan listrik memiliki risiko ini, salah satunya adalah para teknisi. Untuk menghindari risiko tersebut, perlengkapan pelindung diri seperti sarung tangan, sepatu, dan jaket wajib dikenakan agar lebih aman dalam bekerja.

  • Karyawan perusahaan Batu Bara, Minyak, dan Gas

Ketiga benda tersebut termasuk bahan yang berbahaya dan mudah terbakar. Kecelakaan kerja yang terjadi pada perusahaan-perusahaan tersebut biasanya berisiko cukup fatal akibat kondisi medan dan bahan-bahan yang berbahaya.

Pada dasarnya semua jenis pekerjaan memiliki risiko masing-masing dan berpotensi mengalami kecelakaan kerja. Untuk itu, asuransi dengan jaminan kematian menjadi hal yang wajib diberikan oleh perusahaan terhadap para karyawan agar mereka lebih nyaman dan aman dalam bekerja.

Manfaat Jaminan Kematian Karyawan

  • Meringankan Beban Finansial Untuk Keluarga

Kematian adalah sesuatu yang tidak dapat dihindarkan. Jenis pekerjaan tertentu dapat meningkatkan risiko tersebut. Ketika hal ini terjadi, keluarga akan mendapatkan santunan dalam jumlah tertentu sehingga dapat dimanfaatkan oleh keluarga untuk mencukupi berbagai kebutuhan.

  • Perusahaan Tidak Perlu Menanggung Santunan Kematian

Dengan mengikuti asuransi yang menyediakan jaminan kematian, pihak perusahaan tidak perlu mengeluarkan uang yang besar untuk keperluan santunan sesuai dengan aturan yang berlaku.

  • Tidak Hanya Berlaku Untuk Kecelakaan Kerja

Asuransi dengan klaim kematian karyawan sebenarnya tidak hanya berlaku untuk kecelakaan kerja tetapi juga karena faktor lainnya seperti karena sakit mendadak, atau kecelakaan di luar tempat kerja. Hal ini telah diatur dalam Pasal 1 (2) PP N. 44 Th 2015.

Tidak sedikit para karyawan yang bekerja di perusahaan adalah tulang punggung bagi keluarganya. Ketika karyawan tersebut meninggal, tidak hanya kesedihan karena tidak ada lagi yang menjadi tulang punggung keluarga tetapi juga beban finansial yang harus ditanggung untuk kehidupan anggota keluarga lainnya. Untuk itu, klaim kematian karyawan yang diajukan kepada pihak asuransi dari perusahaan akan sangat membantu meringankan beban tersebut.

Belum ada Komentar untuk "5 Jenis Pekerjaan dengan Risiko Tinggi yang Wajib Memiliki Asuransi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel