Penanganan Rehabilitas Scoliosis


Pada beberapa kondisi gangguan tulang belakang, sering kali dokter menyarankan untuk melakukan proses rehabilitasi. Saat ini ada banyak sekali klinik yang menyediakan scoliosis rehab terbaik dengan perlengkapan atau fasilitas yang sangat menunjang. 

Proses rehabilitasi biasanya dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan scoliosis. Jenis rehabilitatif yang khusus untuk scoliosis ini juga ada beraneka ragam. Jika Anda menderita scoliosis, maka Anda bisa sesuaikan kondisi mana yang bisa menggunakan rehab tertentu. 

Jenis Rehabilitasi Scoliosis

Untuk melakukan rehabilitasi scoliosis, sebelumnya Anda juga harus paham terlebih dulu terkait apa saja jenis rehabilitasi scoliosis. Di bawah ini ini beberapa proses rehabilitasi yang biasa diaplikasikan pada penderita scoliosis:

1. Denneroll

Proses rehab yang pertama ada denneroll. Pada proses ini pasien akan dilatih untuk melakukan peregangan yang dengan gerakan-gerakan yang dapat memulihkan tulang belakang agar lebih normal. 

Gerakan rehab pada denneroll ini akan sangat efektif untuk perbaikan area spesifik yang ada pada bagian tulang belakang. 

Tidak hanya diperuntukkan bagi penderita skoliosis, denneroll juga bisa diaplikasikan pada penderita Kyphosis, Lordosis, dan kekurangan kurva tulang belakang. Metode yang dipakai pada denneroll ini ada tiga, yakni Thoracic, Cervical, dan Lumbar Spine. 

2. Scoliroll

Scoliroll merupakan alat bantu untuk rehabiltasi scoliosis dengan bentuk yang unik. Alat scoliroll ini sendiri punya keefektifan untuk membantu perbaikan ligamen dan juga persendian yang mengalami skoliosis. 

Model atau desain alat ini juga bisa digunakan untuk tiga gerakan, yakni membungkuk khusus, putar balik, dan meluruskan. Jika digunakan secara rutin, alat ini akan membantu menstabilkan tulang belakang. 

Selain digunakan untuk proses stabilitas tulang, alat ini juga bisa melakukan diagnosa keefektifan dalam penggunaannya. Alat ini akan memberikan hasil pengukuran kurva skoliosis selama pemakaian alat scoliroll. Dari sini, dokter pun jadi tahu perkembangan pasien. 

3. Spinal Decompression

Terapi yang satu ini dapat membantu pasien mengatasi gejala kebas, nyeri, keram, dan beberapa efek lain yang menyerang bagian tulang belakang. Uniknya, terapi ini bisa menyesuaikan kondisi pasien secara fleksibel. 

Hal ini karena proses traksinya juga dikendalikan oleh komputer. Teknologi spinal decompression ini bekerja membantu jalannya pasokan darah secara langsung dan aliran nutrisi yang dibutuhkan oleh tulang belakang. 

Terapi ini bisa digunakan oleh pasien yang pernah melakukan operasi tulang belakang namun masih merasakan sakit. Selain itu, terapi ini juga tepat sekali digunakan oleh pasien yang mengalami gangguan bantalan tulang belakang. 

Dengan mengandalkan spinal decompression, perenggangan tulang dan saraf tulang belakang bisa dilakukan tanpa melakukan operasi bedah. Sedangkan menjalani terapi lain di atas secara rutin, akan membantu pemulihan kelainan yang ada pada tulang belakang. 

Untuk bisa mendapatkan manfaat dari ketiga jenis rehabilitasi di atas, Anda bisa mengunjungi klinik Scoliosiscare di Jakarta.


Belum ada Komentar untuk " Penanganan Rehabilitas Scoliosis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel